Loading...
Kamis, 07 Februari 2013

ISTANA BUCKINGHAM

Istana
BUCKINGHAM
Buckingham Palace adalah kediaman resmi ratu Inggris di London. Istana ini adalah tempat untuk peristiwa-peristiwa kenegaraan, tempat menyambut tamu Negara, dan tempat kunjungan pariwisata. Seringkali dalam masa-masa kegembiraan, krisis atau perkabungan, tempat ini juga menjadi pusat berkumpul untuk masyarakat Britania Raya.

Bangunan ini sebelumnya di kenal dengan nama Buckingham House, gedung yang di pergunakan sekarang ini dan menjadi tempat kunjungan dari para wisatawan asing, sebenarnya adalah sebuah balai kota yang di bangun untuk Duke of Buckingham pada tahun 1703 dan di ambil alih oleh George III pada tahun 1761 dan di jadikan sebagai rumah pribadi yang di kenal sebagai “The Queens House”. Bangunan ini sudah mengalami perkembangan dari sejak di bangun, secara dasar oleh arsitek John Nash dan Edward Blore, sehingga menghasilkan tiga gedung sayap tambahan dari halaman tengah. Buckingham Palace akhirnya menjadi kediaman resmi dari keluarga kerajaan Britania Raya sejak pengangkatan Ratu Victoria pada tahun 1837. Penambahan terakhir dari gedung ini di buat pada akhir abad ke-19 dan awal dari abad ke-20, termasuk di dalamnya bagian depan yang sering kita lihat sekarang dari Buckingham Palace. Bangunan ini juga masih beberapa kali direferensikan sebagai “Buck House”.

Desain interior di dominasi oleh hiasan yang berasal dari awal abad ke 19, di mana masih banyak juga yang di pajang hingga sekarang, termasuk penggunaan warna cerah yang di kenal dengan teknikscagliola dan biru serta merah jambu lapis, yang merupakan saran dari Sir Charles Long. King Edward VII melakukan perubahan-perubahan dekorasinya dan menambahkan Belle Epoque Cream dan warna-warna ke emasan. Banyak ruangan yang menerima tamu dalam ukuran kecil yang di lengkapi furnitur-furnitur Cina yang di bawa dari Royal Pavilion yang terletak di Brighton dan dari Carlton House setelah wafatnya King George IV. Buckingham Palace Garden adalah taman milik pribadi yang terbesar di London, di mana desainnya di rancang oleh ahli pertamanan, Capablity Brown, namun di rancang ulang oleh William Townsend Aiton dari Kew Gardens dan Josh Nash. Danau buatannya selesai di buat pada tahun 1828 dan di isi air dari Serpentine, sebuah danau yang terletak di Hyde Park.
Didalam gedung ini juga ada satu ruangan yang di pergunakan sebagai ruangan kerja dari Queen Elizabeth II dan keluarga kerajaan untuk acara maupun jamuan resmi kenegaraan. Gedung ini merupakan salah satu gedung yang sangat popular dan di kunjungi oleh wisatawan tak kurang dari 50.000 orang per tahunnya untuk menghadiri jamuan makan malam, makan siang resepsi dan pesta-pesta resmi keluarga kerajaan.
Pada abad pertengahan, area Buckingham Palace membentuk area dari “Manor of Ebury” (yang juga di kenal dengan “Eia”). Namun area tersebut sekarang sudah menjadi satu dengan sungai Tyburn, yang masih mengalir hingga sekarang, di arah Selatan dari istana. Kepemilikan dari area ini pernah berpindah tangan beberapa kali, dari Edward the Confessor, Edith of Wessex pada akhir-akhir zaman Saxon, dan sesudah Norman Conquest, William the Conqueror. William kemudian memberikan area ini kepada Geoffrey de Mandeville, yang menyerahkannya kepada biarawan dari Westminster Abbey.
Pada tahun 1531, Henry VIII mengakusisi Rumah Sakit St. James (yang nantinya di kenal sebagai St. James’s Palace) dari Eton Collage, dan pada tahun 1536 ia membeli Manor of Ebury dari Westminster Abbey. Proses ini menjadikan area Buckingham Place kembali ke tangan kerajaan untuk pertama kali sejak William “Sang Penakluk” memberikannya kepada orang lain selama kurun waktu tidak kurang dari 500 tahun lamanya.
Berbagai macam pemilik pernah menyewanya dari pada tuan tanah dan itu adalah hal yang lazim dilakukan pada sekitar abad ke 17an, di mana setelah itu, kawasan desa lama dari Eye Cross telah berubah menjadi “decay”, dan area tersebut pada umumnya adalah area buangan.[5] Karena membutuhkan uang, James I menjual sebagian area dari Crown freehold tapi tetap memiliki bagian lainnya yang terdiri atas empat hektar kebun mulberry untuk membuat sutra. (Area ini terletak pada arah sudut Barat Daya dari areanya yang sekarang di kenal).

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Toggle Footer
TOP